Full Post » Perkebunan

Uniroyal Plantation

Dirilis oleh admin pada Jumat, 11 Nov 2011
Telah dibaca 402 kali

PT Bakrie Sumatera Plantations,  Tbk.  didirikan di Republik Indonesia pada  tahun 1911 dengan nama “NV Hollandsch Amerikanse Plantage Maatschappij”. Nama Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan yang menandakan beberapa kali penggantian kepemilikan.

PT Bakrie Sumatera Plantations, Tbk. adalah salah satu anggota Kelompok Usaha Bakrie yang termasuk perusahaan swasta nasional pertama di Indonesia. Kelompok Usaha Bakrie didirikan oleh almarhum Achmad Bakrie pada tahun 1942 dengan nama Bakrie & Brothers General Merchant and Commission Agent di Lampung. Awalnya NV HAPM merupakan sebuah departemen yang dibentuk khusus untuk meneliti tanaman dan penyakit tanaman serta mencari obatnya yang berlokasi di Bunut,  Kisaran.  

Pada bulan Maret 1942 (masa perang pasifik) tentara Jepang mendarat di desa Perupuk Batubara dan kemudian mengambil alih perusahaan perkebunan NV HAPM tersebut seluruhnya dan menamakannya Noyen Korin Kyoku.  

Pada bulan Agusutus 1945 setelah Jepang menyerah, perusahaan perkebunan Noren Korin Kyoku diambil alih oleh Pemerintah Negara Republik  Indonesia dan dinamakan perusahaan Perkebunan NRI Cabang IV.  Akan tetapi, pada bulan Juli 1947 semasa revolusi atau perang melawan Belanda, Perkebunan NRI Cabang IV direbut oleh tentara Belanda dan kemudian merubah namanya menjadi PT United States Rubber Sumatera Plantations (PT USRSP).

Pada perkembangan selanjutnya, manajemen PT USRSP diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan PT USRSP diganti menjadi Perusahaan Perkebunan Ampera II dan diganti lagi menjadi Perusahaan Perkebunan Negara Karet XVIII  (PPN Karet XVIII).  Tanggal 30 Oktober 1967 manajemen perusahaan perkebunan karet XVIII diserahkan kepada USRSP dan diberi nama baru menjadi PT Uniroyal Sumatera Plantations, yang berkantor pusat di Middlebury Connecticut, USA.  

Selanjutnya, pada 21 April 1986 saham-saham PT Uniroyal Sumatera Plantations dibeli oleh Bakrie & Brothers sehingga statusnya berubah dari Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).  Sesuai dengan surat keputusan Dalam Negeri No. N66/HGU/DA/85/A/G tertanggal 10 Desember 1986 menjadi PT United Sumatera Plantations.

Langkah tersebut menandai awal masuknya kelompok usaha tersebut dalam bidang usaha perkebunan dan menjadikannya salah satu pelaku utama di sektor usaha agribisnis.  Anggaran dasar  Perusahaan pertama kali diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 14 tanggal 18  Februari 1941, Tambahan No. 101.

Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, antara lain dengan akta Notaris Sutjipto, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, No. 98 tanggal  14 Mei 2008 mengenai perubahan seluruh anggaran  dasar Perusahaan dalam rangka penyesuaian terhadap UURI No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. 

Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak  Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat  Keputusan No. AHU-03156.AH.01.02 Tahun 2009  tanggal 14 Januari 2009.

Anggaran dasar Perusahaan mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta Notaris Aulia  Taufani, S.H., Notaris pengganti dari Sutjipto, S.H.,  M.Kn., Notaris di Jakarta, No. 1 tanggal 1/10/2010 mengenai perubahan anggaran dasar Perusahaan  dalam rangka penyesuaian terhadap Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. IX.J.1 sebagai Lampiran Keputusan  Ketua Bapepam-LK No. Kep-179/BL/2008 tanggal  14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok Anggaran Dasar Perusahaan Yang Melakukan Penawaran Umum Efek  Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik. 

Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-49342.AH.01.02 Tahun 2010 tanggal 20 Oktober 2010. Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi bidang  perkebunan, pengolahan, perdagangan dan pengangkutan hasil tanaman dan produk industri,  serta pabrik kertas.

Saat ini, Perusahaan bergerak di bidang perkebunan, pengolahan dan perdagangan hasil tanaman dan industri. Dalam upaya mengembangkan suatu basis kepemilikan yang luas, maka tahun  1989 perusahaan menawarkan 30% dari sahamnya untuk umum.

Luas tanaman perkebunan Perusahaan dan Anak Perusahaan adalah 124.063 ha. Perusahaan telah  beroperasi komersial sejak tahun 1911.  

Pada tanggal  23 November 1990 PT United Sumatera Plantations telah melaksanakan usaha patungan dengan pihak Globe, USA utuk mendirikan pabrik benang karet dengan nama PT Bakrie Rubber Industry, pabrik ini ditargetkan akan berproduksi pada tahun 1993.  

Kemudian pada tahun 1991 perusahaan telah mengembangkan sayapnya dengan rencana membuka 40.000 Ha perkebunan kelapa sawit di Pasaman Sumatera Barat. Sejak tanggal 11 Mei 1993 PT United Sumatera Plantations telah berubah menjadi PT Bakrie Sumatera Plantations, yang disahkan melalui surat keputusan Menteri Kehakiman RI No. 02-3004.HT.01.TH.93.  

PT Bakrie Sumatera Plantations, Tbk. Kisaran (selanjutnya disebut PT BSP) merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang usaha perkebunan, pengolahan dari hasil tanaman dan produksi industri serta perdagangan hasil industri. Perkebunan yang diusahakan PT BSP adalah perkebunan karet dan kelapa sawit.

Pada mulanya perusahaan hanya bergerak di bidang perkebunan karet. Namun pada tahun 1992 perusahaan mulai melaksanakan konversi atas sebagian perkebunan karet menjadi perkebunan kelapa sawit.

Keputusan untuk memasukan kelapa sawit ke dalam bisnis inti didasari pertimbangan bahwa bisnis ini menguntungkan. Disamping itu kelapa sawit dikenal sebagai tanaman yang memiliki produktivitas tinggi dibanding komoditas perkebunan lainnya.  

Perusahaan  berdomisili di Kisaran dengan kantor pusat berlokasi di Jl. H. Juanda, Kisaran 21202, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sedangkan perkebunan serta pabriknya berlokasi di Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Sementara untuk pengolahan kelapa sawit, perusahaan menitipkannya kepada pihak ketiga karena perusahaan tidak memiliki pabrik sendiri. Seluruh jenis tanaman perkebunan PT BSP tersebar dalam beberapa divisi yaitu divisi : 

1.  Kebun Serbangan 

2.  Kebun Sei Baleh 

3.  Kebun Gurach batu

4.  Kebun Tanah Radja

5.  Kebun Kwala Piasa

6.  Kebun Aek Salabat 

Seluruh hasil tanaman tersebut dikirim ke pabrik yang berlokasi di Bunut, Kisaran. Kemudian dilakukan pengolahan sehingga menghasilkan produk yang siap dipasarkan.

Tbk