Full Post » Head Line

Hampir Tak Tersentuh, "Danau Limboto Nyaris Tinggal Kenangan”

Dirilis oleh admin pada Selasa, 20 Dec 2011
Telah dibaca 472 kali

Gorontalo - Danau ini memiliki kedalaman antara 5 hingga 8 meter ini, para pengujung atau wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan, antara lain, memancing, lomba berperahu, atau berenang. Selain itu, mereka juga dapat menikmati ikan bakar segar yang disediakan oleh mayarakat nelayan setempat dengan harga yang relatif murah.

Danau Limboto merupakan danau yang terbesar di Propinsi Gorontalo yang merupakan danau alam yang mempunyai daerah pengaliran seluas kurang lebih 890 km (termasuk luas danau) dan tergolong unik karena berada dekat dengan pusat kota dan kabupaten Gorontalo.

Danau Limboto sekarang ini dapat di kategorikan sebagai Danau yang kritis, proses pencemaran, sedimentasi, aerasi sungai dan tekanan penduduk terhadap penguasaan lahan sekitar danau untuk kegiatan pertanian dan permukiman menyebabkan danau mengalami penurunan luas dan kedalaman dari Luas dan kedalaman Danau pada tahun 1932 yaitu 7000 Ha dan 30 m, kemudian Luas dan kedalaman Danau pada tahun 1962 yaitu 4250 Ha dan 10 m dan Luas dan kedalaman Danau pada saat ini yaitu 3000 Ha dan 2 m, hal ini sangat memprihatinkan bagi keselamtan danau tersebut yang suatu saat nanti akan musnah.

Kini danau limboto hampir tinggal kenangan, karena kondisinya boleh di bilang tanpa sentuhan tangan pemerintah bahkan yang ada hanya nelayan yang mencoba meraih keuntungan dengan berjajal jalah di wilayah danau namun demikian dari hasil yang di raih pun sangat minim bahkan terkadang para nelayan danau limboto hamper tidak pernah mendapatkan ikan lagi, danau yang tadinya merupakan sumber budaya propinsi gorontalo yang terletak di kabupaten gorontalo ini kian lama kian memprihatinkan, menurut kepala balai SDA wilayah gorontalo Ir. Ruhban Ruzziyatno.

MT yang di temui Wartawan beberapa waktu lalu mengatakan beliau sangat prihatin dengan kondisi danau limboto saat ini, namun mereka juga tidak dapat berbuat banyak, karena pemeliharaan danau limboto tidak akan terlaksana jika di lakukan sendiri namun demikian jika ini di lakukan secara terpadu dengan peran serta pemerintah gorontalo pasti masalah danau limboto ini akan segera teratasi.

Memang di akuinya kondisi saat ini danau limboto sangat memprihantinkan namun sangat di harapkan kerjasama pemerintah yang ada dalam memulihkan kembali danau limboto seperti sebelumnya mengingat danau limboto ini sangat berpotensi baik dari segi wisata maupun budaya apalagi danau limboto ini menurut cerita rakyat merupakan pusat perdagangan rakyat dan salah satu legenda berdirinya propinsi gorontalo jadi sangat di sayangkan jika di sia-siakan kelestariannya.

Danau Limboto yang kini hamper punah oleh penyebaran enceng gondok dapat di atasi jika pemerintah mau berupaya tambah Ruhban beliau sipa menunjang namun beliau sangat mengaharapkan di lakukan secara terpadu agar dapat segera di atasi, masyarakat gorontalo pinggirna danau pun berharap pemerintah dapat segera menindak lanjuti keberadaan danau limboto yang kini tanpa perawatan lagi serta keragaman ikan air tawar di danau tersebut terancam punah. (hengky)