
Di Indonesia terdapat kurang lebih danau kategori besar > 50 ha sebanyak 500 buah. Danau...
Dirilis oleh admin pada Sabtu, 03 Dec 2011
Telah dibaca 506 kali

Kalau ada isu yang mengemuka yang menjadi perhatian publik dan beredar di media, sosial, maka menjadi kewajiban kami menjelaskan, menjawab, disertai apa yang sedang atau telah dilakukan pemerintah.Komunikasi ini sangat penting agar tidak terlalu banyak distorsi, bias, kesalah pengertian rakyat terhadap pemerintah
Presiden SBY meminta agar isu-isu nasional bisa dikelola dengan baik. "Insan pers dan media massa bisa gunakan komunikasi untuk kabinet. Menkominfo beri fasilitas. Tidak perlu menunggu pertanyaan wartawan, bila saat itu ada isu, maka menjadi kewajiban kita untuk ikut berkomunikasi disertai apa yang sedang dilakukan pemerintah," Presiden menjelaskan.
Untuk kesekian kali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta jajaran kabinet dan pemerintahan untuk meningkatkan konsolidasi guna memasuki tahun 2012,serta memperingatkan menterinya agar lebih responsif terhadap isu dan persoalan yang berkembang di masyarakat luas, termasuk insiden yang kerap terjadi di Indonesia. Berkaitan dengan daya tanggap dan komunikasi publik,
Mengenai daya tanggap, Kepala Negara memberikan koreksi tentang sistem pelaporan cepat yang sering tidak berjalan dengan baik. Misalnya ketika ambruknya jembatan di Sungai Mahakam di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, SBY mengaku mendapat informasi dari sms yang masuk dan dari berita di media, bukan dari sistem, padahal kejadian sudah berlangsung selama 1 jam jadi Presiden tahu lebih dulu dibandingkan jajaran kabinet.
Presiden menekankan,"Hidupkan sistem pelaporan cepat. Andai sudah ditangani, beritahu bagaimana penanganannya sehingga saya yakin sistem bekerja dan tindakan yang dilakukan,Ini bagian dari tanggung jawab kita untuk melayani publik, atasi masalah sekaligus jelaskan kepada pers sehingga tidak ada pemberitaan simpang siur," tandasnya”.
"Saya instruksikan saudara-saudara para menteri KIB, mencakup pimpinan LPNK, Badan Usaha Milik Negara, dan para gubernur, kepala daerah. Intinya agar saudara melaporkan apa yang telah dilakukan dan dicapai pada 2011 ini," kata Presiden SBY dalam bagian lain arahannya ketika memimpin sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jumat (2/12) pagi.
"cuplikan harian Kompas,3/12"