Full Post » Head Line

Pidato Presiden Pada KTT 2011

Dirilis oleh admin pada Jumat, 18 Nov 2011
Telah dibaca 878 kali

ASEAN harus menjadi yang terdepan dalam mengatasi berbagai tantangan yang mencuat. Peran ASEAN tersebut ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka KTT ke-19 ASEAN di Bali Nusa Dua Convention Center, (17/11).

Presiden menyatakan bahwa dunia sedang di tengah ‘pancaroba’ dan banyak harapan yang ditumpukan pada kawasan Asia Tenggara.

Permasalahan fundamental lainnya juga mengemuka seperti ketahanan pangan, energi dan air, perubahan iklim, bencana alam, dan dampak revolusi teknologi informasi.

“Kita berkumpul pada saat dunia dihadapkan pada satu proses perubahan. Saya percaya ASEAN mampu berkontribusi dalam merespon berbagai dinamika global,” demikian disampaikan Presiden SBY di hadapan para pemimpin negara-negara ASEAN.

Untuk itu, Presiden menggaris bawahi lima hal pokok yang akan dibahas pada rangkaian KTT ke-19 ASEAN dan KTT terkait lainnya.

  1. ASEAN perlu melakukan langkah-langkah konkrit guna memperkuat ketiga pilar Komunitas ASEAN. “Kita harus memastikan tercapainya seluruh Rencana Aksi di ketiga pilar tersebut secara seimbang dan saling mengisi sebelum 2015,” tutur Presiden SBY.
  2. Pertumbuhan ekonomi di kawasan perlu diperkuat. Dengan demikian diharapkan bahwa Asia Tenggara akan lebih tahan terhadap volatilitas perekonomian global dan mampu menjadi bagian dari solusi.
  3. Perlu mengambil peran utama dalam menata arsitektur kerja sama kawasan yang lebih efisien dan efektif.” Sentralitas ASEAN dalam berinteraksi dengan mitra wicara dan forum-forum di kawasan yang lebih luas harus dapat dipertahankan.
  4. ASEAN perlu menjaga stabilitas dan keamanan kawasan. “Bertindak proaktif dalam memfasilitasi dan melibatkan diri dalam penyelesaian berbagai  faktor penghambat akselerasi kerja sama ASEAN.”
  5. Agar negara-negara ASEAN melakukan keempat hal tersebut secara bersamaan. Hal ini diyakininya akan memperkuat peran ASEAN secara global.

 (sumber: pidato Presiden)

Redaksi