Rabu, 21 November 2018 | 16:48 WIB

Warga yang Tinggal di Lokasi Rawan Bencana Diminta Waspada

  • Berita
  • Jumat, 19 Oktober 2018 | 20:51 WIB
  • Reporter Administrator
Warga yang Tinggal di Lokasi Rawan Bencana Diminta Waspada
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Sumedang, H. Ayi Rusmana.

MEMASUKI musim hujan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab.Sumedang, H.Ayi Rusmana, meminta kepada seluruh warga yang bermukim di lokasi rawan bencana, diminta waspada.

“Hingga saat masih banyak dari saudara kita, yang tinggal disejumlah lokasi rawan bencana. Karenanya, dalam situasi saat ini, dimana tanda-tanda pergantian musim kemarau ke penghujan sudah mulai terlihat, saya minta agar mereka selalu waspada,” kata Ayi, di ruang kerjanya, Jumat (19/10/2018).

Bahkan untuk daerah-daerah tertentu, seperti Kawasan Cadas Pangeran dan sekitarnya, di wilayah Kecamatan Sumedang Selatan, terdapat potensi longsor dipermukimam warga. 
“Tentunya kita, tidak menghendaki adanya korban sia-sia akibat bencana longsor. Karena itu, kami tidak akan pernah bosan untuk selalu mengingatkan kepada mereka yang tinggal sejumlah lokasi rawan bencana, untuk mewaspadai gejala dini, fenomena alam yang terjadi di wilayahnya, masing-masing,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemetaan, di wilayah Kab.Sumedang, terdapat sebanyak 136 titik rawan bencana, tersebar di sejumlah kecamatan. Pada umumnya, potensi bencana yang ada, meliputi pergerakan tanah (longsor dan tanah amblas), serta banjir.

“Ya, paling tinggi, fenomena alam yang terjadi diwilayah Sumedang, meliputi pergerakan tanah, seperti longsor dan tanah amblas. Sedangkan beberapa lokasi banjir yang terjadi di Kabupaten Sumedang, itu lebih disebabkan karenanya adanya pendangkalan  atau penyempitan badan sungai, serta ada sumbatan sampah. Jadi  banjir di Sumedang, tidak seperti yang terjadi di Garut, misalnya,” ungkap Ayi.