Selasa, 25 Juni 2019 | 02:57 WIB

TANGGAPAN GEMPA BUMI DI PERAIRAN BARATDAYA SELAT SUNDA, TANGGAL 12 JANUARI 2019

  • Berita
  • Sabtu, 12 Januari 2019 | 21:48 WIB
  • Reporter
TANGGAPAN GEMPA BUMI DI PERAIRAN BARATDAYA SELAT SUNDA, TANGGAL 12 JANUARI 2019

*TANGGAPAN GEMPA BUMI DI PERAIRAN BARATDAYA SELAT SUNDA, TANGGAL 12 JANUARI 2019*

*I. Informasi Gempa bumi*
Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, 12 Januari 2019, pukul 19:04 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104,24° BT dan 6,86° LS , dengan magnitudo M5,0 pada kedalaman 10 km, berjarak 176 km baratdaya Tanggamus, Lampung. Berdasarkan _GeoForschungsZentrum_ (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 104,27° BT dan 6,83° LS , dengan magnitudo M4,8 pada kedalaman 10 km. _The United States Geological Survey_ (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104,214° BT dan 6,820° LS , dengan magnitudo M 5,1 pada kedalaman 37,2 km.

*II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi*
Pusat gempa bumi terletak di sebelah barat Selat Sunda. Kegempaan di wilayah tersebut sangat dipengaruhi oleh penunjaman Sunda di sebelah Barat Pulau Sumatera dan sesar-sesar aktif di wilayah tersebut termasuk kemenerusan Sesar Besar Sumatra. Wilayah yang pesisir selatan Lampung dan pesisir barat Banten yang secara litologi disusun oleh batuan sedimen dan batuan hasil rombakan gunungapi berumur Tersier hingga Kuarter.

*III. Penyebab gempa bumi*
Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, atau merupakan gempa bumi _interface_ yang terjadi pada bidang gesek antara kedua lempeng tersebut.

*IV. Dampak gempa bumi*
Gunungapi terdekat dengan pusat gempa bumi adalah G. Anak Krakatau. Berdasarkan informasi dari petugas pos pengamatan G. Anak Krakatau di Pasauran, Kec. Cinangka, Serang - Banten, gempa bumi ini tidak dirasakan di lokasi tersebut. Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Liwa (Lampung) dengan intensitas II-III MMI _(Modified Mercalli Intensity)_. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

*V. Rekomendasi*
(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

==========
*Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi*
*Badan Geologi - KESDM*