Rabu, 17 Juli 2019 | 23:35 WIB

Tanggapan bencana gerakan tanah di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi

  • Berita
  • Selasa, 1 Januari 2019 | 19:14 WIB
  • Reporter
Tanggapan bencana gerakan tanah di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi

Tanggapan bencana gerakan tanah di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, berdasarkan https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4366217/longsor-timbun-puluhan-rumah-di-kampung-adat-sinaresmi-sukabumipada Hari Senin, 31Desember2018sebagai berikut:

1. Lokasi dan waktu kejadian:
Gerakan tanah terjadi di Kp. Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Gerakan tanah terjadi pada hari Senin, 31Desember 2018 setelah hujan yang mengguyur selama beberapa jam.

2. Jenis gerakan tanah:
Jenis gerakan tanah diperkirakan berupalongsoran bahan rombakan.

3. Dampak gerakan tanah:
• 34 rumah tertimbun material longsoran.
• Dari 107 orang saat ini 2 meninggal dan 33 selamat, sisanya belum diketahui

4. Kondisi daerah bencana :
• Morfologi daerah bencanaperbukitan dengan dengan kemiringan lereng terjal – sangat terjal. Lokasi bencana berada pada ketinggian lebih dari 650 - 800 meter diatas permukaan laut.Disebelahnya terdapat alur sungai kecil.
• Berdasarkan Peta Geologi Lembar Sukabumi, Jawa (Sudjatmiko, 1992), daerah bencana disusun oleh Satuan Qvb; Breksi Tapos; Breksi Gunungapi dan Aglomerate.
• Berdasarkan Peta Potensi Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat Bulan Desember 2018 (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), daerah bencana sebagian besar masuk ke dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah - Tinggiartinya artinya daerah ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan dan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

5. Faktor penyebab terjadinya gerakan tanah diperkirakan:
• Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sebelum kejadian gerakan tanah,
• Kemiringan lereng yang terjal,
• Material penyusun lereng yang bersifat poros dan mudah menyerap air.

6. Mengingat daerah tersebut masih sangat rawan terjadi gerakan tanah dan bukit didaerah tersebut mempunyai kemiringan lereng >30 Derajat, maka Tim Tanggap Darurat pemeriksaan bencana gerakan tanah siap diberangkatkan ke lokasi bencana, untuk melakukan :
• Evaluasi bencana di sekitar lokasi terhadap potensi longsoran susulan.
• Memberikan rekomendasi teknis penanggulangan di daerah bencana.
• Sosialisasi langsung di lokasi bencana kepada masyarakat dan aparat Pemerintah daerah di lokasi bencana.

Tanggapan ini dapat diunduh/ di download di www.vsi.esdm.go.id.
Demikian tanggapan ini kami sampaikan dan terima kasih atas perhatiannya.

a.n Kepala Badan Geologi
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Ir. Kasbani, M.Sc
NIP19620917 199103 2001

Tembusan:
1. Kepala Badan Geologi
2. SekretarisBadan Geologi
3. Biro Hukum dan Humas KESDM
4. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Provinsi Jawa Barat
5. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat
6. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi
7. Camat Cisolok,Kabupaten Sukabumi