Senin, 16 Desember 2019 | 17:04 WIB

GUNUNGAPI Tangkuban Parahu (2084 mdpl)

  • Berita
  • Senin, 22 Juli 2019 | 19:49 WIB
  • Reporter
GUNUNGAPI Tangkuban Parahu (2084 mdpl)

*:::: MAGMA-VAR ::::*
*:: Volcanic Activity Report ::*

*LAPORAN AKTIVITAS GUNUNGAPI*

*PERIODE PENGAMATAN*
21-07-2019 00:00-24:00 WIB

*GUNUNGAPI*
Tangkuban Parahu (2084 mdpl),
Subang, Bandung,
Jawa Barat

*METEOROLOGI*
Cuaca cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan selatan. Suhu udara 15-22 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

*VISUAL*
● Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 0 m di atas puncak kawah.
● Tinggi asap solfatara lk 20-130 meter dari lubang solfatara (dasar kawah ratu).

*KEGEMPAAN*
■ *Hembusan*
(Jumlah : 425, Amplitudo : 1.5-30 mm, Durasi : 7-45 detik)
■ *Tremor Harmonik*
(Jumlah : 2, Amplitudo : 1.5-2 mm, Durasi : 44-45 detik)
■ *Low Frekuensi*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 2-4 mm, Durasi : 14-33 detik)
■ *Vulkanik Dangkal*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 14-27 mm, Durasi : 8-9 detik)
■ *Tektonik Jauh*
(Jumlah : 3, Amplitudo : 4-5 mm, S-P : 16 detik, Durasi : 54-75 detik)

*KETERANGAN LAIN*
Nihil

*KESIMPULAN*
Tingkat Aktivitas G. Tangkuban Parahu Level I (Normal)

*REKOMENDASI*
A. Masyarakat di sekitar G. Tangkuban Parahu dan pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan turun mendekati dasar kawah Ratu dan Kawah Upas dan tidak boleh menginap dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks G. Tangkuban Parahu, serta ketika cuaca mendung dan hujan dikarenakan terdapatnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan kehidupan manusia.
B. Masyarakat di sekitar G. Tangkuban Parahu, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata G. Tangkuban Parahu agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.

*PENYUSUN LAPORAN*
Ilham Mardikayanta, A.Md.

*SUMBER DATA*
KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Pos Pengamatan Gunungapi Tangkuban Parahu
https://magma.vsi.esdm.go.id/

Tgl 9 Juli itu mencapai 500 an lebih Grafik junlah gempa sampai tgl 20 kemarin. Jumlah gempanya fluktuatif. 

Masih normal hanya kegempaan hembusan nya aja yg meningkat.
Status masih level 1 normal.

Rekomendasi:
1. Masyarakat di sekitar G. Tangkubanparahu, pedagang, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan turun mendekati dasar Kawah Ratu dan Kawah Upas, serta tidak diperbolehkan menginap dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks G. Tangkubanparahu.

2. Masyarakat di sekitar G. Tangkubanparahu, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata G. Tangkubanparahu agar mewaspadai meningkatnya konsentrasi gas gas vulkanik dan dihimbau tidak berlama-lama berada di bibir kawah aktif G. Tangkubanparahu agar terhindar dari paparan gas yang dapat berdampak bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.

3. Masyarakat di sekitar G. Tangkubanparahu, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata G. Tangkubanparahu agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas.

4. Masyarakat di sekitar G. Tangkubanparahu diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang letusan G. Tangkubanparahu, tetap memperhatikan perkembangan kegiatan G. Tangkubanparahu yang dikeluarkan oleh BPBD setempat dan selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat.

5. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (BPBD Provinsi Jabar) dan BPBD Kabupaten Bandung Barat serta BPBD Kabupaten Subang.