Jumat, 19 April 2019 | 04:11 WIB

TANGGAPAN KEJADIAN GEMPA BUMI DI BARAT LAUT JAILOLO MALUKU UTARA

  • Berita
  • Minggu, 24 Maret 2019 | 19:13 WIB
  • Reporter
TANGGAPAN KEJADIAN GEMPA BUMI DI BARAT LAUT JAILOLO  MALUKU UTARA

*TANGGAPAN KEJADIAN GEMPA BUMI*
*TANGGAL 24 MARET 2019*
*DI BARAT LAUT JAILOLO MALUKU UTARA*

Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di Barat Daya Halmahera Timur, Maluku Utara berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, dan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi sebagai berikut:

*I. Informasi Gempa Bumu*
Gempa bumi terjadi pada hari Minggu tanggal 24 Maret 2019, pukul 11:30l7:34 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 1,68° LU dan 126,37° BT, dengan magnitudo 6,3 pada kedalaman 10 Km, berjarak 139 Km Baratlaut Jailolo, Maluku Utara. Berdasarkan informasi dari GFZ, Jerman, pusat gempabumi berada pada koordinat 1,79° LU dan 126,40° BT, dengan magnitudo M6,1 pada kedalaman 10 Km. Menurut informasi dari USGS pusat gempabumi berada pada koordinat 1,704° LU dan 126,423° BT, dengan magnitudo M6,1 pada kedalaman 37,4 Km.

*II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi*
Pusat gempa bumi berada di laut. Daerah yang terdekat dengan pusat sebagian besar tersusun oleh endapan Aluvium berumur Kuarter, dan endapan sedimen Tersier. Pada daerah yang disusun oleh endapan aluvium, dan endapan sedimen Tersier yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempabumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi.

*III. Penyebab gempa Bumi*
Berdasarkan kedalaman pusatnya, gempabumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas subduksi Punggungan Mayu.

*V. Dampak gempa Bumi*
Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat goncangan gempabumi ini. Berdasarkan informasi dari Pos PGA Karangetang, Sulawesi Utara, gempa bumi dirasakan pada skala III MMI, di pos PGA Tangkoko, Sulawesi Utara dirasakan pada skala II-III MMI, di pos PGA Awu, Sulawesi Utara, dirasakan pada skala II-III MMI dan di pos PGA Dukono, Maluku Utara, dirasakan pada skala II-III MMI.
Gempa Bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena energinya tidak cukup kuat untuk menimbulkan tsunami.

*V Rekomendasi*
(1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

================
*Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi*
*Badan Geologi-KESDM*